Rabu, 19 April 2017

Kuro Burger - 山葵黒バーガー (LBT #41)

Burger unik ini saya buat setelah terinspirasi dari menu khusus Burger King di Jepang yang terdiri dari kuro pearl burger dan kuro diamond burger. Kuro diamond burger isiannya lebih simpel, yaitu hanya saus hitam, daging burger dan keju slice hitam. Sedangkan kuro diamond burger isiannya lebih komplit dilengkapi sayuran. Ada lagi satu menu unik dan lucu, kuro ninja burger yang dibagian tengah disisipi daging tipis yang memanjang hingga keluar burger seperti lidah, kesannya seorang ninja yang mencibir, hihiy.. ada-ada aja^^. Selain warnanya yang unik, burger ini memiliki khas dari rasa sausnya yang Jepang banget, sejenis saus teriyaki yang diberi tinta cumi. Selebihnya tidak ada yang spesial, sama seperti burger biasa. McDonald juga pernah mengeluarkan menu burger hitam yang warnanya lebih soft (keabu-abuan), seolah-seolah sebagai tandingannya Burger King. Meskipun McDonald berdalih menu ini terinspirasi dari dark vader-nya Star wars.. yaa tetap saja masyarakat awam menilai menu ini sekedar menyaingi kuro burgernya Burger King di Jepang. Apapun alasannya, burger hitam Burger King tetap dinilai lebih unggul dibanding burger hitam McDonald.

(Credit: kron4.com & joeydevilla.com)

Kebetulan ada stok pasta dan tepung wasabi di rumah jadi sekalian saja saya kombinasikan dengan burger ini. Rasanya? oishii nee.. maknyuss di lidah saya, tentu saja karena saya suka wasabi-nya^^. Bagi saya, dengan adanya wasabi tidak perlu penambahan lada hitam bubuk lagi. Aroma dan rasanya yang tajam cukup menyentil indera pengecap di lidah. Berbeda dengan cabe atau merica yang bila kelebihan mengkonsumsinya akan terasa panas hingga ke telinga, wasabi akan langsung menyerang ke hidung, kalau diilustrasikan lewat karikatur tuh sudah seperti banteng mengamuk, hidungnya berapi-api, xD. Kalau di resep aslinya, warna hitam yang terdapat pada burger bun berasal dari tepung arang bambu (bamboo charcoal powder). Karena saya tidak menemukan bahan tersebut disini maka saya menambahkan tinta cumi saja, begitu juga untuk keju slice homemade-nya. Untuk saus teriyaki tidak saya tambahkan tinta cumi lagi.
Penampakannya memang rada menjijikan seperti burger gosong atau habis kecebur got limbah aspal, hahaa. Tapi rasanya enak seperti burger umumnya. Kalo bule-bule bilang gross looking, great tasting^^.

Resep burger ini saya gabungkan dari beberapa sumber, seperti homemade slice cheese-nya dari hungry happening & ballistic BBQ tapi bahannya sedikit berbeda^^.. tapi yang paling utama teknik pembuatan kuro burger saya lihat dari ballistic BBQ. Sedangkan resep rotinya dimodifikasi dari resep burger bun sebelumnya.


Kuro Burger - 山葵黒バーガー (LBT #41)
(Source: hungry happening, ballistic BBQ)

Bahan:
Burger bun:
125 ml air hangat
1 sdm margarin
1 sdm charcoal powder
1 btr telur uk. kecil, kocok lepas
200 gr tepung terigu protein tinggi
25 gr gula pasir
1/2 sdt garam halus
1/2 sdm ragi instant

Burger meat:
100 gr daging ayam cincang
2 sdt bawang putih bubuk
1 sdt parutan jahe
1 sdt kecap asin (saya pakai kecap inggris+ sedikit garam)
1 lbr roti tawar

Black slice cheese:
4 lbr keju lembaran
1 sdt charcoal powder/arang bubuk
50 ml susu cair
Pasta pewarna hitam secukupnya

Saus tinta cumi:
1 sdt tinta cumi
1 siung bawang putih, cincang halus
1 tangkai daun bawang
1/2 sdt maizena
Garam dan merica
Air secukupnya

Pelengkap:
Mayones, tomat, saos sambal/ saos tomat dan daun selada.

Cara membuat:
1. Burger bun/patty: Campur semua bahan kecuali margarin dan garam, uleni/mixer hingga kalis. Masukkan garam dan margarin, uleni hingga kalis elastis. Bulatkan dan diamkan dalam wadah tertutup selama satu jam. Kempiskan adonan, bagi adonan menjadi  bebrapa bagian, bentuk bulat pipih seukuran roti burger/patty, susun diatas loyang, beri jarak, tutup dengan kain lembab. Diamkan selama 30 mnt. Panggang selama 10-15 menit pada suhu 180C.
2. Burger meat: Campur semua bahan, remas-remas hingga tercampur-rata. Ambil satu bagian adonan bentuk bulat pipih. Ulangi untuk sisa adonan. Kerjakan hingga selesai. Panaskan wajan datar, oles sedikit margarin/mentega. Panggang patty satu persatu hingga habis.
3. Black slice cheese: Panaskan susu, masukkan keju lembaran, aduk-aduk hingga larut, tambahkan charcoal powder dan pewarna hitam. Aduk rata. Tuang ke atas silpat atau kertas roti. Dinginkan di dalam lemari es hingga set. Potong-potong.
4. Saus tinta cumi: Tumis bawang putih dengan sedikit minyak hingga wangi, tambahkan daun bawang, tinta cumi dan air. Aduk rata hingga mendidih. Masukkan garam, merica dan maizena. Aduk hingga agak mengental. Angkat.
5. Penyajian: Belah roti, oleskan mayones diatas bagian bawah belahan roti, tutup dengan patty, black slice cheese, daun selada, tomat, saos dan diakhiri dengan bagian atas belahan roti.

Selasa, 18 April 2017

Chocolate Banana Cake (LBT #42)

Tantangan LBT kali ini adalah Banana Cake, salah satu cake favorit saya. Berhubung putri saya belum doyan buah pisang namun suka coklat, maka chocolate banana cake milik bu Stephanie inilah pilihan saya. Alhamdulillah putri saya tidak merasakan pisang disana, dia suka cake nya. Padahal rasa pisang tetap ada meski coklatnya lebih dominan.
Cara membuat cake ini sangat simpel tapi hasilnya enak, moist dan.. anak-anak saya suka!^__^


Chocolate Banana Cake
(Source: joy of baking)

Bahan:
200 gr gula pasir
125 gr tepung terigu protein sedang
35 gr coklat bubuk
3/4 sdt baking powder
3/4 sdt baking soda
¼ sdt garam
1 btr telur
1 bh pisang ukuran sedang
120 ml air hangat
60 ml susu cair
60 ml minyak
3/4 sdt ekstrak vanila

Cara membuat:
1. Campur gula, tepung, coklat bubuk, baking powder, baking soda dan garam. Sisihkan.
2. Kocok lepas telur, tambahkan pisang, air, susu, minyak dan ekstrak vanilla
3. Tuang adonan cair ke adonan kering, aduk hingga tercampur rata. Tekstur adonan agak cair.
4. Tuang ke loyang uk. 23 x 33 cm yang telah dioles sedikit mentega. Tabur dengan chocolate chips. Panggang pada suhu 180 ºC selama 35-40 menit.